Kamis, 28 Juni 2012

Euro 1960 - 2012



Sejarah piala Eropa (euro) sebenarnya bermula dari ide Sekretaris Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Henri Delaunay pada akhir dekade 1920-an. Kala itu, Delaunay melihat melihat ada kepincangan di antara dua kutub itu, di mana negara Amerika Latin terlalu kuat bagi Eropa. Uruguay meraih medali emas di Olimpiade 1924 dan 1928. Bahkan, Uruguay ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia I tahun 1930 sebagai penghormatan atas prestasinya.
 
Ide Delauney sebenarnya cukup sederhana. Delauney ingin memperbanyak frekuensi pertandingan antar negara-negara Eropa dengan menggelar kejuaraan antarnegara. Sayang, ide Delauney tidak digubris oleh UEFA (Persatuan sepak bolanya Eropa). UEFA malah menggelar kejuaraan antarklub Eropa yang kelak dikenal sebagai Piala Champions, Piala UEFA dan Piala Winners mulai 1954.

Hal inilah yang membuat Delauney kecewa, hingga jatuh sakit dan meninggal dunia pada November 1955. Meninggalnya salah satu sesepuh sepak bola Eropa ini sangat mengejutkan jajaran pengurus UEFA. Dalam kongres UEFA 1957, ide lawas Delauney itu akhirnya disetujui. Kongres juga memutuskan Prancis sebagai tuan rumah Piala Eropa yang pertama tahun 1960 sebagai bentuk penghormatan kepada Delauney. Pada ajang ini, Uni Soviet (kini Rusia) yang menjadi juara setelah mengandaskan Yugoslavia dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Sejak saat itu, setiap 4 tahun sekali UEFA menggelar perhelatan 'Piala Dunia Mini' ini. Perkembangan dari perhelatan akbar itu pun terus terjadi. Misalnya jumlah peserta Piala Eropa kedua yang berlangsung di Spanyol, 1964, membengkak dari 17 negara menjadi 29 negara. Pembengkakan ini antara lain ditandai masuknya Inggris dan Italia dalam kancah perhelatan akbar se-Eropa ini. Namun format putaran final sama seperti yang pertama, yaitu 4 tim yang lolos ke putaran final. Kali ini di final tuan rumah Spanyol menumbangkan juara bertahan Uni Soviet dengan skor 2-1.

Karena jumlah peserta semakin bertambah, maka format pertandingan pun diubah. Setiap peserta harus menjadi juara dan runner up grup terlebih dahulu untuk lolos ke putaran final. Format inilah yang menjadi format baku yang dianut setiap perhelatan piala Eropa.


1. EURO 1960
Juara: Uni Soviet ( 2 )
Runner-up: Yugoslavia ( 1 )
Tuan rumah: Perancis

2. Euro 1964
Juara: Spanyol ( 2 )
Runner-up: Uni Soviet ( 1 )
Tuan rumah: Spanyol

3. Euro 1968
Juara: Itali
Runner-up: Yugoslavia
Tuan rumah: Itali 
 
4. Euro 1972
Juara: Jerman ( 3 )
Runner-up: Uni Soviet ( 0 )
Tuan rumah: Belgia

5. Euro 1976
Juara: Cekoslovakia ( 2 )
Runner-up: Jerman ( 0 )
Tuan rumah: Yugoslavia

7. Euro 1984
Juara: Perancis ( 2 )
Runner-up: Spanyol ( 0 )
Tuan rumah: Perancis 

8. Euro 1988
Juara: Belanda ( 2 )
Runner-up: Uni Soviet ( 0 )
Tuan rumah: Jerman 

9. Euro 1992
Juara: Denmark ( 2 )
Runner-up: Jerman ( 0 )
Tuan rumah: Swedia 

10. Euro 1996
Juara: Jerman ( 2 )
Runner-up: Republik Ceko ( 1 )
Tuan rumah: Inggris 

11. Euro 2000
Juara: Perancis
Runner-up: Italia
Tuan rumah: Belgia & Belanda

12. Euro 2004
Juara: Yunani ( 1 )
Runner-up: Portugal ( 0 )
Tuan rumah: Portugal

13. Euro 2008
Juara: Spanyol ( 1 )
Runner-up: Jerman ( 0 )
Tuan rumah: Austria-Swiss

14. Euro 2012
Juara: ITALIA ( 2 )
Runner-up: Spanyol ( 1 )
Tuan rumah: Polandia - Ukraina






Tidak ada komentar:

Posting Komentar